INVESTASI: Cara Membeli Emas Murni di PT. Antam

Belakangan ini, topik investasi sedang ramai dibicarakan (atau memang aku yang baru mendengar). Salah satu bentuk investasi yang tengah menjadi trend adalah investasi salah satu logam mulia, yaitu emas murni. Mengingat harga emas dunia, termasuk perak, mengalami kenaikan signifikan dari tahun ke tahun, tidak heran Kompas pun membahas investasi emas secara khusus dalam Kompas esktra edisi 28 Februari 2011.

Kesimpulan artikel tersebut, menyatakan bahwa bentuk salah satu investasi yang tahan terhadap inflasi dan kondisi ekonomi adalah investasi dalam bentuk emas koin/batangan. Hmm… persis seperti mata kuliah Keuangan, tepatnya kelas Investasi (I know you must be shocking to know that my background from Finance, so deal with it). Seingatku, emas murni memang dapat menjaga nilai Aset (looks who’s talking now) kita seiring kondisi perekonomian. Sehingga di saat kondisi ekonomi mengalami pertumbuhan (Growth), investasi emas (baca aset, red) kita juga ikut naik. Dalam bahasa awam, kita bertambah kaya (Sebelum dipotong nilai inflasi dan pajak). Namun ketika ekonomi mengalami perlambatan, aset kita dalam bentuk emas, kemungkinan besar akan bernilai (value) sama. (Jauh) lebih baik bila dibandingkan dengan tabungan atau deposito, apalagi uang tunai, meskipun memiliki nilai awal yang sama. Hal ini dikarenakan time value of money untuk uang tunai, dari waktu ke waktu, semakin kecil, sementara tidak demikian dengan emas.

Anyway, enough with the theory, let’s talk something more real. Emas murni (koin/batangan), tidak sama dengan emas yang biasa kita temui/beli di toko emas. Selain wujudnya, juga tempat membelinya. Emas yang biasa kita temui sehari-hari adalah emas perhiasan, yang bisa kita beli di berbagai toko emas di pusat-pusat perbelanjaan. Sementara emas murni, harus membeli ditempat khusus yang menjual emas koin/batangan seperti kantor Pegadaian atau unit khusus penjualan perusahaan penambangan. Tidak menutup kemungkinan bahwa kita juga bisa membeli emas murni di toko perhiasan, hanya saja selain jarang tersedia, biaya yang dikeluarkan juga lebih mahal ketimbang membeli di tempat lain.

Salah satu perusahaan pertambangan terkemuka dan merupakan referensi terpercaya membeli emas murni di Indonesia adalah PT logam mulia atau Aneka Tambang (Antam). Beberapa waktu yang lalu, saya beruntung mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi dan menyaksikan proses transaksi pembelian emas murni di Antam. Unit Penjualan & Pembelian Emas Antam di Jakarta, terletak di pertigaan jalan Pemuda, Rawamangun dan Pulo Gadung. Saat menuju Kawasan Industri Pulo Gadung dari arah Rawamangun, PT. Antam terletak persis di perempatan lampu merah. Lurus menuju kawasan industri Pulo gadung, kanan menuju kalender, dan kiri menuju terminal Pulo Gadung. Ke arah terminal Pulo Gadung inilah yang harus menjadi ancar-ancar kita, tapi awas jangan sampai kelewatan. Jarak Antam dari lampu merah (saat berbelok ke kanan) sekitar 20-30 m.

Saat masuk ke arah pintu gerbang besi (yang tertutup rapat dan berlapis), kita menunggu pintu untuk terbuka dan akan dipersilahkan berhenti di depan pos keamanan. Di pos tersebut kita akan diminta untuk meninipkan kartu pengenal, mengisi form, dan mendapatkan kartu tanda pengenal Antam.  Kita akan diarahkan ke bangunan di sebelah kiri pos penjagaan, lalu prosedur selanjutnya yang terjadi adalah:

  1. Saat memasuki ruang transaksi, kita harus mengambil nomer antrian pembelian terlebih dahulu pada mesin touchscreen otomatis.
  2. Jika baru pertama kali membeli/menjual logam mulia, kita akan dimintakan tanda pengenal untuk dibuatkan informasi pelanggan. Lalu kita akan ditanya, mau membeli emas berapa gram? FYI, pembelian tergantung stock yang tersedia. Oleh karena itu, sebaiknya kita mengecek terlebih dahulu persediaan emas yang dimiliki oleh Antam di nomer telepon 021-4757108 atau melalui website.
  3. Setelah dibuatkan nota pembelian, maka kita diharuskan melalukan pembayaran di loket yang berbeda, tentu saja, dengan mengambil nomer antrian lagi di mesin yang sama, namun untuk “kasir”. Pembayaran yang diterima oleh Antam adalah Tunai atau Debit (hanya Mandiri/BCA) atau transfer (Mandiri/BCA). Terdapat 1 ATM Bank Mandiri di samping loket kasir. Jika kita tetap menginginkan berat emas yang tidak tersedia, kita bisa tetap membayar lunas terlebih dahulu, lalu dapat mengambilnya nanti saat pesanan kita telah tersedia. Dari loket kasir, nota pembelian kita telah dittd dan dicap “lunas”.
  4. Lalu kita menyerahkan nota pembelian tersebut pada loket 6 atau 7, lalu tunggu, sampai nama kita dipanggil.
  5. Ketika nama kita dipanggil, kita akan diminta untuk masuk ke dalam loket 6 atau 7 dan mengunci pintu tsb. Kita akan diserahkan emas pesanan kita dan diminta untuk mengeceknya, apakah telah sesuai dengan pesanan kita atau tidak.
  6. Kita kembali ke pos pengaman, menyerahkan formulir dan menukarkan kembali kartu tanda pengenal. Proses selesai.

Namun perlu diingat pula, bahwa investasi dalam koin/kepingan emas bukan tanpa risiko. Selain adanya risiko penurunan harga, risiko terbesar adalah kehilangan kepingan emas tsb. Ketika hilang dan ditemukan oleh orang lain, berdasarkan hukum yang berlaku, siapapun yang memegangnya, berhak untuk menjualnya. Oleh karena itu, sebaiknya, menyimpan kepingan emas tsb dalam safe deposit box di bank atau digadaikan di Pegadaian. Walau harus mengeluarkan biaya lebih, tapi lebih aman dan terjamin. Satu lagi, karena emas bersifat investasi menengah dan jangka panjang, sebaiknya kita menyimpan setiap nota pembelian, apalagi sertifikat dari Antam. Hal ini membantu untuk memantau perkembangan harga emas sejak pembelian dan memudahkan pula proses penjualan kembali. Selamat berinvestasi!

About these ads
Comments
24 Responses to “INVESTASI: Cara Membeli Emas Murni di PT. Antam”
  1. Eko Budi says:

    beli yang aman dimana neh,,, sedangkan saya berada di banyuwangi

    • titoley says:

      Hi EKo Budi, agak Susah untuk kasusmu karena antam hanya Ada di Jakarta .
      Kalau mau, anda bisa mencoba membeli emas koin di pegadaian. Semoga bermanfaat.

      Salam,Titoley

  2. Sigitwn says:

    Selain di antam..di setiap pegadaian apa,mesti jual emas batangan/koin..

    Hai Sigit,
    Ya, setahuku, pegadaian juga menjual emas koin,yang cenderung digunakan sbgai investasi naik haji (sering disebut koin haji).
    tapi terakhir saat saya berkunjung ke pegadaian, telah terdapat jasa pegadaian u/ membelikan emas antam, hanya dikenakan biaya tambahan saja.
    Untuk lebih jelasnya, silahkan buka website pegadaian.
    Semoga bermanfaat!

    Titoley

  3. sicbizz says:

    di bank juga bisa lohh… :D ini bukan iklan yaa… hehehe.. tapi pengalaman udah coba di bri syariah. bisa dicicil pula, sama seperti di penggadaian bisa dicicil.

    makasih artikelnya.. infonya berguna bangett :D

    Hi Sicbizz,
    Senang bisa berbagi!

    BR,
    T

  4. ja says:

    selain di Bank yg ada safe box’nya dmn?

  5. si oom says:

    wow, informasinya menarik..
    terimakasih..

  6. nabil says:

    izin share gan

  7. vita says:

    mau tanya, apakah jika kita pertama kali mau beli, perlu NPWP ? mohon infol. tq

    • titoley says:

      Hi Vita,
      Ya, NPWP merupakan salah satu dokumen (selain KTP) yg diminta saat mendaftar u/ membeli emas.
      Semoga menjawab pertanyaannya.

      -T

  8. Lauris says:

    Sebagai pemula saya ingin bertanya apakah terdapat biaya tambahan selain harga emas itu sendiri untuk pembelian dan penjualannya??semisal PPN atau biaya administrasi?
    antriannya panjang ga ya??biar bisa dimanage waktunya.

    thanks buat pencerahannya
    Lauris

    • titoley says:

      Hi Lauris,
      U/ pertanyaannya:
      1. Antriannya tidak terlalu panjang, karena pada dasarnya tidak setiap orang bisa membeli emas setiap hari. Mungkin hanya sedikit menunggu u/ orang yg baru pertama kali membeli, karena oleh petugas akan dibuatkan kartu anggota terlebih dahulu.
      2. Saat pembelian, kita tdk dikenakan biaya tambahan lainnya. Hanya murni biaya pembelian emas/gramnya.
      3. Untuk penjualan kembali, saya kurang paham apakah dikenakan biaya tambahan, tapi setahu saya, tidak akan dikenakan biaya apapun, karena harga jual ditentukan oleh harga pasar pada waktu penjualan. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita u/ tetap menyimpan bukti pembelian emas pertama kali. U/ lebih jelasnya, silahkan hub.customer service antam.

      Semoga cukup memberi pencerahan Lauris!

      BR,
      T

  9. Sanjisuke says:

    Selain ke toko ato pembeli perorangan, Cara jual lg emasnya gimana gan? Apa kita bisa jual lg ke PT Antam?

    • titoley says:

      Hi Sanjisuke,
      Ya, justru jual kembali ke antamnya langsung yg dianjurkan. Lebih cepat,efektif, dan harga jualnya lebih kompetitif. Selalu ingat u/ menympan bukti pembelian emasnya pertama kali.

      BR,
      Titoley

  10. elvia says:

    ktnya kl qt jual emas lg ditoko emas ada potongan per gramnya ya? Dan ada beberapa toko emas ga mau beli emas pake sertifikat antam agar toko mas bs untung gt… ?

    • titoley says:

      Hi Elvia,
      Ya, setahu saya, kita akan dikenakan potongan jika melakukan penjualan (terutama perhiasan) di toko emas. Terkait pertanyaan berikutnya, saya tidak bisa menjawab secara pasti, mungkin ada yg bisa membantu? Yang saya ketahui, kita bisa memesan logam emas di beberapa toko emas dan sebaiknyapun kita melakukan penjualan kembali di toko yang sama dengan menyimpan bukti pembelian. Semoga membantu!

      BR,
      Titoley

  11. sugiyanto says:

    bos posisi saya di cilacap, dimana saya membeli emas dari anatam yang terdekat denagan kota cilacap

    • titoley says:

      Hi Sugiyanto,
      Setahu saya, satu2nya penjualan retail Antam hanya di Jakarta. Tapi yang bisa anda lakukan adalah:
      1. Beberapa toko emas bisa membantu mendpatkan emas Antam, tentu saja harganya lebih mahal.
      2. Jika tidak, koin emas PT. pegadaian bisa menjadi alternatif investasi. Informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi kantor pegadaian terdekat.

      Semoga membantu,
      Titoley

      • budi says:

        hai titoley : anda bilang beli mas di antam lebih mahal, nyatanya tidak… apakah anda sudah cek kebenarannya ? saya justru menemukan harga di antam lebih mahal dari toko emas

      • titoley says:

        hi Budi,
        Bisa diperjelas pertanyaannya? Karena pernyataan anda kontradiktif.

  12. sugiyanto says:

    bos, posisi saya ada di cllacap, dimana saya bisa beli yang terdekat dr cilacap

  13. Leny says:

    Pak, untuk saat ini apakah tepat berinvestasi emas karena sepertinya sekarang2 ini banyak berita mengenai emas dan saya kurang mengerti apakah ini berita baik atau bukan dalam berinvestasi emas.

    apakah bapak pernah mendengar GTI?

    thanks buat infonya ya

    • titoley says:

      hi Bu Leny,
      Saya bukan ahli emas atau investasi, tapi yang saya ketahui, emas adalah satu alternatif investasi jangka panjang yang patut dipertimbangkan. Harga emas cenderung mengikuti angka inflasi, dengan kata lain emas mampu menjaga nilai aset kita seiring waktu. Contoh sederhananya, jika bu Leny memiliki uang 1 juta sekarang dan dengan 1 juta itu mampu membeli 10 sak semen di tahun 2012, lalu 1 juta tsb diinvestasikan emas dengan nilai yang sama. Maka dua tahun lagi, seiring nilai inflasi, anda belum tentu mendapatkan 10 sak semen dengan uang cash 1 juta. Tapi dengan investasi emas yang senilai 1 juta di tahun 2012, kemungkinan besar Anda pasti bisa membeli 10 sak semen ditahun 2014.
      Sementara untuk GTI, apakah maksud Ibu Golden Traders Indonesia? Saya baru pertama kali mendengarnya dan belum bisa memberikan komentar. Mungkin ada teman-teman lain yang bisa membantu?

      Semoga menjawab,
      Titoley

%d bloggers like this: